SELF-EFFICACY DALAM PELAKSANAAN MANAJEMEN DIRI (SELF-MANAGEMENT) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS

Triani Banna

Abstract


Diabetes mellitus (DM) merupakan penyebab kematian ke-4 di dunia, dan jumlah penderitanya akan terus meningkat setiap tahun. DM yang tidak dikontrol dengan baik dapat menyebabkan berbagai komplikasi, dan hal tersebut dapt menjadi penyebab kematian. Resiko komplikasi dapat diturunkan dengan manajemen diri (self-management) pasien DM, dan setiap pasien DM harus dapat melakukannya dengan baik. Salah faktor yang dapat meningkatkan manajemen diri pasien DM adalah self-efficacy. Telaah literatur dilakukan pada beberapa artikel yang dipublikasikan di EBSCOhost, ProQuest, PubMed, Science Direct, dan Google Scoolar, antara tahun 2000-2014. Pembahasannya berhubungan dengan self-efficacy pada manajemen diri pasien DM, terdiri dari diet, aktifitas fisik, kontrol glikemik, pengobatan, dan perawatan kaki; meningkatkan self-efficacy dalam manajemen diri DM,; dan implikasi terhadap proes keperawatan dan penelitian. Kesimpulan telaah literatur ini adalah self-efficacy merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh pasien DM, khususnya dalam melakukan manajemen diri terkait penyakitnya. Rekomendasi dan implikasi terhadap keperawatan adalah untuk meningkatkan self-efficacy sebagai salah satu intervensi mandiri keperawatan. Perawat dapat memulai proses keperawatan dengan mengkaji tingkat self-efficacy pasien, kemudian dilanjutkan dengan memberikan edukasi terkait manajemen diri DM sebagai sebuah intervensi yang dapat diintegrasikan ke dalam pelayanan keperawatan.

Kata Kunci:
Diabetes mellitus, Self-efficacy, Manajemen diri

Full Text:

download (94-100)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Penerbit: Wahana Riset Kesehatan (Jl. Cemara 25, Dare, Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur)