Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Oksigenasi dengan Pemberian Teknik Batuk Efektif Pada Pasien TB paru

Suardi Zurimi

Abstract


Pulmonary tuberculosis is a directly infectious disease caused by the Mycobacterium tuberculosis bacteria. Based on the medical records of RSUD dr. M. Haulussy Ambon in 2017, there were 321 people infected with tuberculosis bacteria. The aim of this study was to find out precisely the application of nursing care to clients with pulmonary tuberculosis using the nursing process includes assessment, nursing diagnoses, interventions, implementation, and evaluation. The study was descriptive in the form of case studies. The study was conducted for four days, 10-21 June 2018, which was carried out in the Lung Room of RSUD Dr. M. Haulussy Ambon with two Lung Tuberculosis respondents. Data that was obtained from the assessment was a patient said cough with phlegm, shortness of breath, Respiration rate was 24 times per minute, did not use breathing aids, the patient entered the hospital since June 5, 2018. Another patient said slimy cough accompanied by blood, shortness of breath, respiration rate 28 times per minute, did not use breathing aids, and patient was hospitalized since June 11, 2018. Diagnosis of arousal that emerged: ineffectiveness of the airway clearance. The first patient can perform effective coughing techniques on the third day, and the second patient can perform an effective cough technique on the second day. Implementation is carried out in accordance with a plan made with the client can carry out an effective cough technique.
Keywords: nursing care; lung tuberculosis

ABSTRAK

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobaterium tuberculosis. Berdasarkan hasil rekam medik RSUD dr. M. Haulussy Ambon pada tahun 2017 terdapat 321 jiwa yang terinfeksi kuman tuberculosis. Untuk mengetahui dengan tepat tentang penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan Tuberkulosis paru menggunakan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif berbentuk studi kasus. Penelitian dilakukan selama empat hari yaitu tanggal 11-14 Juni 2018 yang dilaksanakan di Ruang Paru-paru RSUD dr. M. Haulussy Ambon dengan subjek penelitian pasien dengan Tuberculosis Paru Berdasarkan pengkajian pada kedua pasien didapatkan data antara lain : pasien pertama mengatakan batuk berdahak, sesak nafas, Respirasi 24x/ menit, tidak menggunakan alat bantu pernafasan, klien masuk rumah saakit sejak tanggal 5 Juni 2018. Sedangkan paseieen kedua mengatakan batuk berlendir disertai darah, sesak nafas, respirasi 28x/ menit, tidak menggunakan alat bantu pernafasan, klien masuk rumah sakit sejak tanggal 11 Juni 2018. Diagnosa keperawaratan yang muncul: ketidakefektifan bersihan jalan nafas. Pasien pertama dapat melakukan teknik batuk efektif pada hari ketiga, dan pasien kedua dapat melakukan teknik batuk efektif pada hari kedua, pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan rencana yang dibuat dengan klien dapat melakukan teknik batuk efektifi.
Kata kunci: asuhan keperawatan; tubercolosis paru

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/2trik9309

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Penerbit: Wahana Riset Kesehatan (Jl. Cemara 25, Dare, Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur)