Tingkat Pengetahuan Mahasiswa STIKes Papua tentang Jaminan Kesehatan Nasional

Asrini Yudith Asyerem, Diah Ayu Puspandari, Supriyati Supriyati

Abstract


In facing the JKN era, knowledge of health workers is very important in improving the quality of services, both in the aspects of policy, services and also financing. Not only is it a challenge for the government in terms of distributing health workers, but this is a challenge for educational institutions to produce health workers who are competent in their scientific fields. Knowledge needs about JKN need to be given to prospective health workers and also health workers involved in the health service system. The purpose of this study was to determine and analyze the level of knowledge of STIKes Papua students about JKN based on gender, study program, student status and information. This research is a quantitative descriptive study using a cross sectional approach. The sample in this study was taken in total sampling from all III level students of the Public Health Science (IKM) and Nursing Study Program, amounting to 171 people. Data collection tool in this study is a questionnaire. The statistical test used was the Chi-Square test for bivariate analysis and the Linear Regression test for multivariate analysis with alpha 5%. The results of the study based on the Linear Regression test showed the value of the regression coefficient on the study program variables, that the level of knowledge of the Nursing study program students was 14% higher than the public health sciences study program. In the student status variable it is seen that the level of knowledge of students with non-regular status is 17% lower than students with regular status. In the information variable it can be seen that the level of knowledge gained from socialization is 6% lower than the knowledge obtained from the media. Meanwhile, the p-value of each variable is less than 0.05, meaning that these variables affect the level of student knowledge. Furthermore, it was concluded that the status of student affairs and sources of information influenced the level of knowledge of STIKes Papua students about JKN. Furthermore, attention is needed from policy makers to improve course curriculum and learning methods related to JKN in increasing student knowledge.
Keywords: level of knowledge, gender, study program, student status, information sources.

ABSTRAK

Dalam menghadapi era JKN, pengetahuan tenaga kesehatan sangat penting dalam peningkatan kualitas pelayanan, baik pada aspek kebijakan, pelayanan dan juga pembiayaan. Bukan hanya menjadi tantangan bagi pemerintah dalam hal mendistribusikan tenaga kesehatan, namun hal ini menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang kompeten dalam bidang keilmuannya. Kebutuhan pengetahuan tentang JKN perlu diberikan kepada calon tenaga kesehatan dan juga tenaga kesehatan yang terlibat dalam sistem pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa STIKes Papua tentang JKN berdasarkan jenis kelamin, program studi, status kemahasiswaan dan informasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini diambil secara total sampling dari keseluruhan mahasiswa tingkat III Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) dan Keperawatan yang berjumlah 171 orang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan uji Chi-Square untuk analisis bivariat dan uji Regresi Linear untuk analisis multivariat dengan alpha 5%. Hasil penelitian berdasarkan uji Regresi Linear menunjukkan nilai koefisien regresi pada variabel program studi, bahwa tingkat pengetahuan para mahasiswa program studi Keperawatan lebih tinggi 14% daripada program studi ilmu kesehatan masyarakat. Pada variabel status kemahasiswaan terlihat bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa dengan status non reguler lebih rendah 17% daripada mahasiswa dengan status reguler. Pada variabel informasi terlihat bahwa tingkat pengetahuan yang diperoleh dari sosialisasi lebih rendah 6% daripada pengetahuan yang diperoleh dari media. Sementara itu, p-value dari masing-masing variabel kurang dari 0,05, artinya variabel-variabel tersebut berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa. Selanjutnya disimpulkan bahwa status kemahasiswaan dan sumber informasi berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa STIKes Papua tentang JKN. Selanjutnya diperlukan perhatian dari pihak penentu kebijakan untuk perbaikan kurikulum mata kuliah dan metode pembelajaran terkait JKN dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa.
Kata kunci: tingkat pengetahuan, jenis kelamin, program studi, status kemahasiswaan, sumber informasi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Penerbit: Wahana Riset Kesehatan (Jl. Cemara 25, Dare, Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur)