Risiko Kandidiasis Serviks pada Wanita Usia Subur Akseptor Hormonal di Puskesmas Salewangeng Kabupaten Wajo

Tetti Surianti, Hasnidar Hasnidar

Abstract


Cervical candidiasis is an infectious disease of the cervical mucosa caused by the candida species of fungi. Especially candida albicans, in the anterior or posterior fornix. This fungus is opportunistic, which if there are predisposing factors will become pathogenic. One of the predisposing factors is the use of hormonal contraceptives, either by mouth, injection or implantation. with the aim to determine the risk of cervical candidiasis in women of reproductive age Hormonal Contraceptive acceptors at Salewangeng Public Health Center, Wajo Regency. In terms of the success of this study. In terms of the type of data, the research approach used in this study was experimental research with consecutive sampling design. The results of this studied showed that 4 (four) respondents who passed the pap smear examination process according to the research criteria were negative, namely that they did not have a risk of cervical cancer, but found 2 (two) respondents who had risk factors for candidiasis. Where in the third respondent, the results of the interpretation of squamous epithelial cells without abnormalities, the transformed endocervical component was not found, but there were cocoids and solid leukocytes. Whereas the fourth respondent, the results of the interpretation of squamous epithelial cells accompanied by reactive cells, the endocervical component was not found, there were cocobacilli and solid leukocytes.
Keywords: risk of cervical candidiasis; hormonal contraception

ABSTRAK

Kandidiasis serviks adalah penyakit infeksi pada mukosa serviks yang disebabkan oleh jamur spesies candida. Terutama candida albicans, pada fornix anterior atau fornix posterior. Jamur ini bersifat oportunistik, yang bila terdapat faktor predisposisi akan menjadi patogen. Salah satu faktor predisposisi adalah pemakaian kontrasepsi hormonal, baik secara oral, suntik maupun implantasi. dengan tujuan untuk mengetahui adanya Risiko Kandidiasis serviks pada wanita usia subur Akseptor Kontrasepsi Hormonal di Puskesmas Salewangeng Kabupaten Wajo. Dalam mensukseskan penelitian ini Ditinjau dari jenis datanya pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain consecutive Sampling. Hasil penelitian ini yaitu Dari ke 4 responden yang melewati proses pemeriksaan pap smear sesuai dengan kriteria penelitian maka dapat di simpulkan bahwa masing – masing di dapatkan hasil negatif yaitu tidak memiliki resiko terjadinya kanker serviks namun didapatkan dua responden yang memiliki faktor resiko terjadinya kandidiasis. Dimana pada responden ke 3, hasil interpretasi sel epitel skuamosa tanpa kelainan, komponen endoserviks transformasi tidak ditemukan, namun terdapat kokoid dan leukosit padat. Sedangkan responden ke 4 , hasil interpretasi sel epitel skuamosa disertai sel-sel reaktif, komponen endoserviks tidak ditemukan, terdapat kokobasili dan leukosit padat.
Kata kunci: risiko kandidiasis serviks; kontrasepsi hormonal

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/2trik10403

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Penerbit: Forum Ilmiah Kesehatan (FORIKES) - Jl. Cemara 25, Dare, Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia.