Perilaku Seks Pranikah pada Remaja di SMA Negeri 1 Leihitu Barat

Wilma Fransiska Mamuly, Esmeralda Picaulima, Christy Sapulette

Abstract


Health problems related to sexy problems among teenagers are actually a global problem, because almost all countries show differences. SMA Negeri 1 Leihitu Barat is one of the high schools in Hattu State located in Central Maluku Regency, with approximately 180 students and 35 teachers. According to the results of an interview with one of the teachers at Leihitu Barat 1 High School, juvenile delinquency is still common, one of which is premarital sex carried out by some students in the high school, and for students who are free to provide assistance in accordance with what is available in accordance with the rules in force at the school, one of the factors that caused this to happen was due to the low knowledge of students about premarital sex. The purpose of this study was to study the description of behavior of Leihitu Barat 1 High School students on premarital sex in adolescents. The research design used was a qualitative research design with a phenomenological study. Determination of informants in this study was carried out using the purposive sampling method. The research instrument was the researchers themselves who were equipped with research aids, such as mobile phones to discuss the results of interviews, interview guides, field notes and cameras to improve the research process. Processing and presentation of data is done by content analysis. The results of the study indicate the fact of knowledge about premarital sex, this is due to a lack of information and information sources that cannot be accounted for, informants' attitudes show a positive attitude in terms of responding to matters regarding premarital sex, actions of informants part of premarital sex, although all informants not yet reached intercourse.
Keywords: knowledge; attitude; action; premarital sex

ABSTRAK

Masalah kesehatan reproduksi dan masalah hubungan seksual di kalangan remaja sebenamya merupakan masalah global, karena hampir di seluruh negara di dunia menunjukan kecenderungan serupa. SMA Negeri 1 Leihitu Barat merupakan salah satu SMA di Negeri Hatu yang berada di Kabupaten Maluku Tengah, dengan jumlah siswa kurang lebih 180 siswa dan jumlah guru 35 orang. Menurut hasil wawancara dengan salah seorang guru di SMA Negeri 1 Leihitu Barat, kenakalan remaja masih sering terjadi, salah satunya juga adalah seks pranikah yg dilakukan oleh beberapa siswa-siswi di SMA tersebut, dan kepada siswa- siswi yang melanngar aturan diberikan sanksi yang sesuai dengan aturan yang berlaku disekolah tersebut, salah satu faktor yang menyebabkan hal ini terjadi adalah karena rendahnya pengetahuan siswa tentang seks pranikah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku siswa SMA Negeri 1 Leihitu Barat terhadap seks pranikah pada remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penellitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri yang dilengkapi dengan alat bantu penelitian, seperti handphone untuk merekam hasil wawancara, pedoman wawancara, catatan lapangan serta kamera untuk mendokumentasikan proses penelitian. Pengolaan dan penyajian data dilakukan dengan analisis isi (content analysis). Hasil Penelitian menunjukan bahwa kurangnya pengetahuan informan tentang seks pranikah, hal ini disebabkan karena kurangnya informasi dan sumber informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, sikap informan menunjukan sikap yang positif dalam hal merspons berbagai hal tentang seks pranikah, tindakan informan sebagian besar informan sudah melakukan tindakan yang merupakan bagian dri seks pranikah, walaupun semua informan belum sampai pada hubungan badan.
Kata kunci: pengetahuan; sikap; tindakan; seks pranikah

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/2trik10402

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Penerbit: Wahana Riset Kesehatan (Jl. Cemara 25, Dare, Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur)