Determinan Ruptur Perineum Ibu Inpartu Kala II Persalinan di Ruang Bersalin Srumah Sakit Sumber Hidup Kota Ambon Tahun 2019

Magdalena Clara Paunno, Wilma Mamuly

Abstract


Labor and delivery are normal physiological events. Childbirth often results in birth canal injury. Perineal tears occur in almost all first deliveries and are not uncommon in subsequent deliveries. Dangers and complications of perineal rupture include bleeding, infection and dyspareunia (pain during sexual intercourse). The general objective of this study was to determine the Determinant of Perineum Ruptur for Second Part of Inpartu Mother Delivery in the Birth Room of Sumber Hidup Hospital, Ambon City in 2019. This research was a descriptive analytic cross sectional approach. with the proportion of each variable to be examined, bivariate analysis using Method X 2 using categorical data (nominal and ordinal). The results of the bivariate analysis found a relationship between baby weight (p = 0.003), position of being stranded (p = 0.000), punctuality of time (p = 0.000), education of maternal weight gain during pregnancy (p = 0.000) with the degree of rupture, and there was no relationship between education on pregnancy exercise (p = 0.768), mother's age (p = 0, 640) with the degree of rupture.
Keywords: determinant perineal rupture; second stage of labor

ABSTRAK

Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologi yang normal. Persalinan seringkali mengakibatkan perlukaan jalan lahir. Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang pada persalinan berikutnya. Bahaya dan komplikasi ruptur perineum antara lain perdarahan, infeksi dan dyspareunia (nyeri selama berhubungan seksual). Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Determinan Ruptur Perineum Ibu Inpartu Kala II Persalinan Di Ruang Bersalin Rumah Sakit Sumber Hidup Kota Ambon Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik pendekatan cross sectional Studi design penelitian ini dilakukan dengan cara Analisa univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dengan proporsi dari masing-masing variabel yang akan diteliti, Analisa bivariat dengan menggunakan Metode X 2 menggunakan data kategorik (nominal dan ordinal). Hasil analisis bivariat didapatkan adanya hubungan antara berat badan bayi ( p= 0 ,003), posisi meneran ( p= 0 ,000), ketepatan waktu meneran ( p= 0 ,000), edukasi penambahan berat badan ibu saat hamil ( p= 0 ,000) dengan derajat ruptur, dan tidak ada hubungan antara edukasi senam ibu hamil ( p= 0 ,768), umur ibu (p= 0 ,640) dengan derajat ruptur.
Kata kunci: determinan ruptur perineum; kala II persalinan

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/2trik10208

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Penerbit: Wahana Riset Kesehatan (Jl. Cemara 25, Dare, Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur)