TINJAUAN ASPEK KEAMANAN DAN KERAHASIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS DI RUANG FILING PUSKESMAS BALONG KABUPATEN PONOROGO

dwi febriharti, Ani Rosita, Rumpiati Rumpiati

Abstract


Keamanan dokumen dan kerahasiaan dokumen merupakan pokok penting dalam pengelola seluruh dokumen rekam medis. keamanan dan kerahasiaan dokumen rekam medis pada Puskesmas Balong Kabupaten Ponorogo masih dijumpai beberapa permasalahan. Permasalahan yang terpenting yaitu belum tersedianya ruangan khusus filing dan petugas filing. Mengetahui tinjauan dalam aspek keamanan dokumen dan kerahasiaan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan dokumen di Puskesmas Balong Kabupaten Ponorogo.
Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data, wawancara dan observasi. Subjek penelitian yaitu 10 informan petugas medis. Objek penelitian adalah keamanan dan kerahasiaan dokumen rekam medis di ruang penyimpanan.
Berdasarkan Hasil Penelitian terhadap keamanan pengolahan dokumen rekam medis di filing Puskesmas Balong Kabupaten Ponorogo dapat diketahui dari segi fisik masih belum terlindungi dari resiko kebakaran, dan kebanjiran, sedangkan dari segi biologis belum mengunakan kapur barus (kamfer) pada seluruh rak. Berdasarkan aspek kerahasiaan pintu tidak dikunci dan masih terdapat petugas selain rekam medis masuk ruang filing. Hal tersebut karena belum ada prosedur tentang keamanan dokumen dan kerahasiaan dokumen rekam medis. Perlu dibuatkan Standar Operasional Prosedur berisi aturan petugas dalam memberikan pelayanan yang baik terhadap keamanan dokumen dan kerahasiaan dokumen rekam medis.

References


Alamsyah, 2012. “Manajemen Pelayanan Kesehatan”. Yogyakarta: Nuha Medika.

Darmadi, Hamid. 2013. Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial. Bandung: Alfabeta.

Direktorat Jendral Pelayanan Medik, Standar Pelayanan Rumah Sakit, Jakarta 1996.

Direktorat Jendral Pelayanan Medik. Pedoman Catatan Medik, Jakarta, Desember, 1997

Depkes RI Dirjen Pelayanan Medik. 2005. “Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia”. Revisi 1. Jakarta: Departemen Kesehatan RI Direktorat Jendral Pelayanan Medik.

Edna K. Huffman. 1994. Health Information Management, Edisi 10. Berwyn Illionis: Physicians’record company.

Hatta, Gemala R. 2008. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan Disarana Pelayanan Kesehatan (Revisi 2). Jakarta: Universitas Indonesia.

. 2013. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan Disarana Pelayanan Kesehatan (Revisi 2). Jakarta: Universitas Indonesia.

Notoatmodjo, S. (2004) Metodologi Penelitian Kesehatan.Jakarta : Rineka Cipta.

. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan.Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam. 2008. Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

. 2011. Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 06 Tahun 2005 tentang Pedoman Perlindungan, Pengamanan dan penyelamatan Dokumen/Arsip Vital Negara Terhadap Musibah/Bencana.

Republik Indonesia. 1971. Undang-Undang No. 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kearsipan. Lembaran Negara RI Tahun 1971. Sekretariat Negara. Jakarta.

Rustiyanto. 2011. Manajemen Filing Dokumen Rekam Medis Dan Informmasi Kesehatan, Yogyakarta: Penerbit Politeknik Kesehatan.

Saryono, 2011, Metode Penelitian Kesehatan, Yogyakarta: Miktra Cendikia Press

Sarwoto, 1976. Dasar-Dasar Organisasi dan Menejemen, Ghalia Indonesia.

Sugiyono, 2007, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.

, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.

Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. CV

Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. CV

Siswati Sri. Etika dan Hukum Kesehatan dalam perspektif undang-undang kesehatan. Jakarta: PT Rajagrafindo persada. 2013.

Sabarguna, Boy.S. Keselamatan dan Keamanan pada Rekam Medis Terkomputerisasi. Jakarta: UI-PRESS. 2009.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Penerbit: Wahana Riset Kesehatan (Jl. Cemara 25, Dare, Sukorejo, Ponorogo, Jawa Timur)